Tuesday, May 10, 2011

Unconditional Love

Di saat gw harusnya belajar karena besok Exam terakhir, gw malah sibuk berinternet ria dengan menggunakan fasilitas kampus. Tapi ga masalah lah, as long as gw dapet sesuatu dari itu semua.

I've been stalking here and there, including stalking comments posted by my friends in my blog. Well, albeit it's been quite some time ago, and I did not notice at all haha.

As usual, every time I read those writings from my friends, let's say, Alda, Atika, Monica, etc, all of them just buzz me with gratefulness. I feel so happy and thankful to have friends like them, who actually paid attention to what were happening to me.

Not to mention all of my other friends, Manda, Jovita, Ignes, Beki, Saras, Fany, Lita, Hasti, Ketie, and all I couldn't mention one by one who are just as wonderful as the others. Each of them have brought their own spark to my life which created wonderful fireworks inside my heart.

Although I have never had the chance to actually say thank you. I couldn't thank you all enough for these amazing years we have spent together. Live without you guys would be totally desert.

Please keep in touch.
Love ya unconditionally.




Monday, May 9, 2011

you

it's the overwhelming feeling I have inside.
like I want to hold you forever and never let you go.

cause you make me feel so true.
so blessed.
so lively.


Saturday, May 7, 2011

waktu dan kesempatan

Saya selalu merasa hidup di Singapura selama beberapa bulan ini memberikan saya lebih banyak pencerahan dan pengetahuan dibandingkan hidup bertahun-tahun di Jakarta.
Saya selalu merasa, hidup yang selama ini saya jalani tidak memberikan cukup ilmu bagi pendewasaan diri.
Bukan berusaha untuk merendahkan arti Indonesia atau apapun. Hanya saja, saya memang merasa belajar banyak disini. Bukan tentang pelajaran, tentang Hubungan Masyarakat, tentang komunikasi, psikologi, atau mata kuliah lainnya. Tapi tentang hidup.
Tentang pentingnya bersyukur.
Tentang makna sahabat.
Tentang makna keluarga.
Tentang Tuhan.
Dan banyak hal lainnya.

Akan hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.
Hal yang mungkin terlewatkan sebelumnya.
Hal yang dulu saya pandang sepele.
Namun ternyata berarti.
Berarti sangat besar dalam hidup.

Lagi-lagi, saya selalu berpikir bahwa itu semua adalah karena Singapura, dengan segala keistimewaannya yang tidak dimiliki Indonesia.

Hanya saja, sepertinya saya salah.
Saya memang lebih dapat memaknai hidup di sini, karena saya jauh dari orang-orang yang biasanya ada setiap saat untuk saya.
Namun, yang lebih penting dari itu, yang membuat saya dapat merasakan lebih banyak, adalah karena di sini saya punya WAKTU lebih.

Kehidupan yang lebih renggang dibanding apa yang saya miliki di Jakarta, membuat saya punya waktu untuk merenung, mengaplikasikan kata "mindfulness" dalam kehidupan saya.
Sebenarnya, hanya itu perbedaannya.

Waktu.

Dengan lebih banyak waktu yang saya miliki di sini, saya bisa memperhatikan hal-hal sepele tadi, hal-hal yang tercecer, hal-hal yang biasanya terlupakan, namun ternyata bermakna dalam.

Waktu. Waktu. Waktu.
Kesempatan.

always thank you

You always opened my eyes.
You always made me aware of my own self.
And I feel so thankful to have you.

Good day, dude :)

jawaban doa

Kalau selama ini kita berpikir kalo ada 3 jawaban untuk doa kita, yaitu :
1. Iya
2. Tunggu dulu
3. Tidak

Mungkin kita salah.

Karena, ada seseorang yang bilang bahwa sebenernya Tuhan itu ga pernah jawab "tidak" untuk setiap doa yang kita panjatkan. Pilihan jawabannya justru:
1. Iya
2. Tunggu dulu
3. Saya punya yang lebih baik untuk kamu

Iya, Dia punya yang lebih baik untuk kita, dan bukan "tidak".




- hasil bincang-bincang bersama seorang kawan di Home Club, 30 April 2011 -

Friday, May 6, 2011

Would you please?

I have been pondering about my passion in life for such a long time now. Nonetheless, I haven't found the answer yet. It has been like a long long journey to find one. And the journey itself has been a bumpy road somehow. Enjoy it or not, I don't have a choice.

My mom always looks on me as someone who craves for many many things, in a bad way. She, I can say, hates it, or to be more decent, doesn't like it. And I have been complaining to her as I just want to be supported for anything I do.

Well, it's been tough. I really want this to be over, but what can I do?

I have no idea of what I am writing in the moment. I just feel torn apart. I can't hear what my heart is saying. I am in a big intersection where I am in a rush to go, but I am totally blind.

Time, can you stop moving for a moment?

I need to pace you down for a while. Just for a while. Let me think. And give me chance.

Thursday, May 5, 2011

farewell



Today marks the end of TF-NTU LEaRN Programme, which also marks the end of our journey together. It has been a great journey, especially because of the company. Thank you guys for everything, and Hans, I am super going to miss you soon :D
Don't forget about our India trip!
See you soon!!
Adyos :)


Love,
Gadis